Sidik Abdul Aziz Teacher, Entrepreneur, Innovator, Web Developer, Music Producer, Gamer & Father.

Sistem Kontrol Dan Monitoring

2 min read

Sistem-Kontrol-Dan-Monitoring
Sistem Kontrol Dan Monitoring

Kali ini kita akan mempelajari sistem kontrol dan monitoring pada suatu jaringan, sebelum lebih jauh mari mengingat lagi tentang jaringan Wireless.

Sistem Kontrol Dan Monitoring : Jaringan Wireless

Telemetri atau komunikasi data tanpa kabel (wireless/nirkabel), merupakan cara yang efektif untuk komunikasi jarak jauh tanpa harus terganggu dengan jalur kabel yang panjang.

Modul telemetri pun beragam, ada yang menggunakan komunikasi serial, ethernet atau firewall (jaringan internet).

Sebagai contoh data yang terkirim oleh sensor temperatur dari jarak ratusan kilometer dapat terkirim ke lokasi lain (unit pengolah data central) dengan menggunakan media komunikasi tadi.

Aktifitas dan kendali pompa air ataupun diesel ataupun genset seringkali menggunakan sistem telemetry.

Terbukti beberapa produk menambahkan sistem software dan hardware guna aktifitas kendali dan monitoring jarak jauh.

Untuk membuat sistem wireless tersebut tentu memerlukan beberapa unit bagian yang masing-masing yaitu :

  1. Sumber dan Pengiriman data (Transmitter)
  2. Saluran Transmisi
  3. Penerima Data (Receiver)

Transmitter merupakan salah satu komponen utama yang menjadi pesawat yang berfungsi untuk menyiarkan atau memancarkan data informasi untuk keperluan tertentu.

Saluran transmisi merupakan saluran yang berfungsi untuk menyalurkan informasi dari transmitter.

Pada sistem telemetri biasanya menggunakan sistem wireless atau wireline, namun pada akhirnya sekarang banyak menggunakan wireless sebagai media komunikasi.

Receiver adalah pesawat penerima yang berfungsi untuk menerima data informasi dari transmitter sehingga mendapatkan hasilnya.

Ketiga komponen ini dan bagaimana teknik pengiriman sampai penerimaan data akan menentukan kualitas sistem yang akan ada.

Metoda sistem tramsimi data dari tranceiver ke receiver bisa melalui 3 metoda berikut yaitu dengan melalui transfer data :

  • Satelit
  • GSM / GPRS
  • Radio Frekuensi (RF)

Beberapa aplikasi sistem telemetri banyak diterapkan dalam beberapa bidang seperti property emergency warning, building automation, energy, otomatisasi pompa PDAM jarak jauh, ruang kendali pasien rumah sakit, flow switch hydrant system, kontrol monitoring batery jarak jauh dan masih banyak lagi.  

Sistem Kontrol Dan Monitoring

Keunggulan Sistem transmisi data GSM/GPRS

  1. Infrastrukturnya murah karena tidak memerlukan pembangunan infrastruktur yang baru, hanya memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada. Namun bukan berarti tidak ada masalah, karena sistem ini tergantung juga keandalan provider / penyedia jasa telekomunikasi yang kita sewa/bayar.
  2. Cakupannya lebih luas dibandingkan dengan sisten RF (Radio Frequensi)
  3. Format data digital yang ditransmisikan lebih akurat
  4. Frekwensi yang digunakan sangat tinggi, hampir sama dengan frekwensi satelit yaitu sebesar 850 MHz sampai dengan 2100 Mhz.

Namun beberapa kelemahan pada sistem transmisi GSM/GPRS adalah :

  1. cakupan areanya terbatas pada sistem yang memiliki BTS (Base Tranceiver Station)
  2. Kekuatan sinyal terbatas dan sangat dipengaruhi oleh kondisi geografis.
  3. Kapasitas transfer data terbatas, karena karakter yang ditransmisikan juga terbatas.

Berikutnya mari kita belajar memahami perbedaan antara sistem transmisi data GSM dan GPRS yang selama ini ada di sekitar kita.

Beberapa produk dengan sistem transmisi data GSM/GPRS

1. Sistem Kontrol AMF Generator

Sistem Kontrol Dan Monitoring

Spesifikasi :

  • Automatic SMS saat kejadian alarm pada saat overload genset, dan kejadian overtemperatur bisa dikirimkan lewat SMS.
  • Sistem monitoring dan kontrol online melalui halaman website (embeded we server ).
  • Pemilihan penggunaan modem/wireless GSM/GPRS internet menggunakan teknologi GPRS

2. Sistem Data Logger

Sistem Kontrol Dan Monitoring

GSM GPRS Data Logger , RTU telemetry Data Logger dengan harga yang sangat murah.

Dapat berguna untuk mengetahui data kejadian motor pompa trip, genset temperatur over limit, storage tank overflow dan dapat juga melakukan operasi Start dan Stop mesin secara jarak jauh.

Dengan beberapa modul lain seperti PLC, peralatan ukur tegangan, temperatur, flowmeter dapat terkomunikasi dengan media telephone atau website secara serempak dalam ruang kontrol atau ruang monitoring.

Aplikasi sistem komunikasi data dengan GPRS memungkinkan pengiriman dan penerimaan data lebih cepat jika daripada penggunaan teknologi circuit switch data/CSD.

Sistem GPRS mampu menjangkau kecepatan 56 Kbps sampai 115 Kbps sehingga memungkinkan akses internet.

Sistem GPRS bekerja dengan prinsip tunelling, yaitu membungkus paket data agar bisa melewati gelombang radio.

Beberapa aplikasi dengan penggunaan sistem GPRS ini telah berjalan pada beberapa instansi pemerintah atau swasta yaitu PT. Telkom Ventus dan PT Indosat.

Sistem GPRS ini memperbaharui sistem layanan lama soal surat meyurat elektronis dari semula hanya ke PC ke media handphone.

Jika teknologi ini berjalan dalam sistem monitoring lingkungan dan automation, maka penerapannya dapat berguna pada:

  • Sistem monitoring dan kontrol pompa
  • Genset
  • Temperatur tangki
  • Flowmeter
  • Kebocoran gas pipa minyak
  • Sistem energi
  • Power metering

Dengan kendali jarak jauh, semua informasi dan data yang terukur untuk pengamatan dan analisa dapat secara real time dari jarak ratusan bahkan ribuan kilometer.

Avatar for Sidik Abdul Aziz
Sidik Abdul Aziz Teacher, Entrepreneur, Innovator, Web Developer, Music Producer, Gamer & Father.