Sidik Abdul Aziz Teacher, Entrepreneur, Innovator, Web Developer, Music Producer, Gamer & Father.

Jaringan Komputer Dasar Dan Strukturnya

13 min read

Jaringan-Komputer-Dasar
jaringan-komputer

Sampai saat ini jaringan komputer tidak pernah luput dalam kehidupan kita sehar-hari.

Mulai dari Internet, koneksi dalam ruang kantor, ruang lab sekolah, warnet, bahkan sebenarnya Handphone yang sedang kita gunakan saat ini merupakan hasil daripada pondasi utama jaringan komputer (WAN).

Bacalah dengan seksama, pahami pelan-pelan mulai dari dasar, supaya tidak ada tanda tanya di masa yang akan datang.

Jaringan Komputer Dasar

Jaringan adalah konektifitas, secara sederhana bisa diartikan sebagai hubungan, Jaringan komputer dapat diartikan sebagai hubungan interaksi antara 2 unit komputer atau lebih.

Bisa disebut dengan jaringan komputer, apabila hubungan komputer tersebut, dapat berbagi/bertukar data, informasi ataupun sumberdaya sesama komputer lain dalam jaringan tersebut.

Jaringan komputer ini terstruktur dan tidak sembarang bisa terjadi, membutuhkan rancang bangun dan dukungan software maupun hardware di dalamnya.

Apabila pondasi jaringan sudah terpenuhi, maka perangkat tambahan lain seperti Handphone, Bluetooth atau pun infrastruktur lain, dapat berkolaborasi dalam jaringan ini.

Mari kita kenali beberapa manfaat dan kekurangan adanya Computer Networking ini

A. Manfaat Daripada Jaringan Komputer

manfaat jaringan

Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan mengapa jaringan dijadikan solusi bagi beberapa kegiatan dan pekerjaan yang bersifat membutuhkan banyak sumberdaya.

1. Berbagi Sumber Daya

Kita kenali dulu apa itu Sumberdaya dalam Komputer, sumber daya adalah segala sesuatu, baik yang berwujud maupun yang tidak berwujud, yang digunakan untuk mencapai hasil, misalnya peralatan, persediaan, waktu, dan tenaga.

Dengan adanya berbagi sumber daya, bisa kita bayangkan betapa mudahnya bekerja dengan tanpa harus dibatasi jarak.

Berikut ini beberapa hal yang meliputi berbagi sumberdaya dalam jaringan, yaitu :

a. Berbagi Data

Pernah mendengar istilah Sharing Files? Nah yang dimaksud berbagi data adalah Sharing Files tersebut.
Kita bisa mengirimkan data yang ada di komputer kita kepada komputer lain atau sebaliknya, tanpa harus menggunakan flashdisk/disk drive lainnya.

b. Berbagi Perangkat keras

Maksud dari berbagi di sini adalah berbagi penggunaan dari perangkat keras tersebut, misalkan kita menggunakan printer yang ada di Bandung, sedangkan posisi kita ada di Jakarta.
Ini akan sangat efisien sekali apalagi bila keadaan kita sedang dalam masa darurat Corona Covid-19 seperti saat ini.

c. Berbagi Koneksi Internet

Koneksi internet adalah kebutuhan pokok di masa ini, lebih penting daripada televisi atau pun media masa seperti koran.
Sayangnya tidak semua bisa memiliki koneksi internet, biaya bulanannya memang lumayan memeras dompet.
Maka dari itu, dengan adanya jaringan kita bisa berbagi koneksi internet kepada unit host yang belum memiliki koneksi internet.

2. Konektivitas Dan Komunikasi

Analogikan sebuah sekolah yang memiliki 4 buah laboratorium dengan kondisi gedung yang termisah. Setiap ruangan dalam Lab tersebut memiliki server yang sudah terkoneksi dalam 4 Lab tadi.

Lalu masing masing daripada lab kita pasan unit telepon PABX yang terkoneksi dalam 4 server tersebut.

Ketika sudah terkoneksi, kita hanya perlu menghubungi ke 4 lab tersebut dengan menggunakan pesawat telepon lokal.

Sangat efisien daripada kita harus datang mengelilingi ke 4 lab tersebut, apalagi kalau jaraknya jauh.

3. Keamanan Dan Manajemen Data

Data adalah hal yang sangat penting dalam perusahaan atau pun perorangan.

Bayangkan saja ketika ada data keuangan yang dibuat selama 3 tahun, tiba-tiba hilang setelah seseorang mencolokan flashdisk di komputer tersebut.

Ataupun ketika sedang digunakan komputer yang sedang digunakan tiba-tiba terserang BSOD, sampai komponen Hardisk dalam komputer itu bad sector.

Kira-kira apa yang akan kita lakukan?

Bengong!

Maka sebab itu, ada solusi untuk mengatasi hal-hal yang tidak kita inginkan terkait Data penting, berikut ini metode-metode yang bisa kita lakukan, setelah kita memiliki komputer dalam jaringan.

a. Pusat Data

Pernah mendengar istilah Pusat Data atau Data Center?
Pusat Data adalah sebuah metode pembuatan sebuah Server beserta seluruh infrastrukturnya, termasuk sistem informasi, komunikasi dan penyimpanan data.

Pusat Data mampu memfasilitasi berbagai macam hal terkait daring (online), mulai dari perangkat lunak sampai ke software.

Kemampuannya yang sanggup memberikan jaringan mandiri ini tentusaja menyediakan keamanan dan pencadangan data yang lebih baik daripada yang lain.

Namun, kinerja selalu dibarengi dengan biaya, fasilitasnya yang begitu banyak, tentu menuntut sumber daya listrik dan sistem pendingin yang lebih besar pula.

Menjadikan kebutuhan ruang simpan pun terbilang besar dan luas. Dalam Wikipedia sendiri disebutkan Pusat Data akan mampu bekerja dengan tuntutan listrik sebesar kota Tasikmalaya.

Pusat Data ini dipecah menjadi dua bagian berdasatkan fungsinya;

b. Pusat Data Korporat

Pusat Data ini adalah Data Center yang mampu memberikan layanan dan dukungan penuh terhadap suatu perusahaan, baik itu koneksi internet, perangkat keras maupun perangkat lunak.

c. Pusat Data Internet

Pusat Data ini hanya menjadi penyedia layanan internet mandiri, yang mampu memberikan konektifitas Internet, tanpa harus bergantung pada Provider pihak ke dua.

4. Peningkat Performa & Penyeimbangan

Dalam situasi dan kondisi tertentu, koneksi dalam jaringan mampu dibangun dan digunakan sebagai mediasi untuk peningkatan performa dan penyeimbang poses data.

Sistem kerjanya melalui cara distribusi beban tugas yang dibagikan kepada unit komputer lain, sehingga komputer utama hanya memproses data pokok atau point pentingnya saja.

Dengan pendistribusian ini akan membuat beban komputer menjadi lebih sedikit dan meningkatkan efisiensi kerja komputasinya.

5. Media Hiburan Multimedia

Dengan adanya koneksi ini, kita bisa merasakan media hiburan multimedia yang lebih baik.

Sebut saja Youtube yang membuat kita bisa menonton video tanpa harus memiliki berkas videonya, Instagram yang membuat kita bisa melihat berbagai foto-foto lokasi yang belum kita kunjungi.

Atau, mungkin di sini ada yang suka bermain game MMORPG yang membuat kita bisa bermain bersama 10.000.000 pemain secara bersamaan.

B. Kekurangan Daripada Jaringan Komputer

Dari kelebihan yang sudah dijabarkan di atas, ada beberapa kelemahan dan kekurangan yang bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan.

Berikut poin-poin yang menurut sudut pandang saya, menjadi nilai negatif daripada jaringan, yaitu:

1. Biaya Pemasangan, Perangkat Keras Jaringan Dan Perangkat Lunak.

Networking masih menjadi hal langka di sekitar kita, orang yang memahami IT Networking masihlah belum begitu banyak.

Maka dari itu pengetahuan terkait Network Computer seperti Routing, Switching, System Server dan lainnya masihlah sedikit. Membuat harga jasa instalasi Networking masih sangat tinggi.

Belum lagi kurs Rupiah yang kian hari kian merosot, membuat harga sparepart elektronik makin mahal.

Jadi persiapkan keuangan Anda sebelum membangun sistem jaringan yang Anda impikan.

2. Keamanan Data Dipertaruhkan

Ketika komputer kita sudah terkoneksi dalam suatu jaringan, baik itu jaringan Internet maupun Intranet, sudah menjadi konsekuensi bagi kita, bilamana pembuatan keamanan jaringan tersebut dibuat seadanya.

Bukan menakut-nakuti ataupun mengancam, memang sudah sewajarnya bilamana keamanan jaringan itu ditingkatkan beberapa kali lipat daripada offline.

Serangan Virus, Malware, Spam, Hacker dan lain-lain siap mendatangi jaringan kita.

3. Berbagi Data Yang Tidak Diinginkan

Ini merupakan resiko yang terjadi ketika keamanan koneksi sudah tertembus, biasanya ditandai dengan munculnya berbagai data yang tak diinginkan datang dari komputer lain yang terinveksi virus.

Bilamana virus yang menginveksi dalam tingkat menengah ke bawah, kita bisa melakukan sapu bersih menggunakan antivirus seperti AntiVir, Smadav, Northon, Avast, AVG atau anti virus lainnya.

Namun, bila virus yang masuk dalam tingkatan menengah ke atas, biasanya virus seperti ini akan mengenkripsi berkas-berkas dan data penting seperti, dokumen, musik, film atau data-data administrasi lainnya.

Data yang terenkripsi biasanya format file data itu berubah menjadi ekstensi yang berbeda dari asalnya dan isi daripada data tersebut berubah menjadi simbol-simbol asing.

Virus kelas tinggi seperti ini mengharuskan kita menebus data tersebut jika kita ingin data itu kembali seperti sedia kala, bentuk kejahatan seperti ini memang pernah saya alami sendiri juga.

Belum ada antivirus yang bisa melakukan recovery dan perbaikan data yang sudah ter engkripsi seperti ini.

4. User Yang Berprilaku Ilegal

Terkadang ada saja user atau pengguna yang melakukan hacking ke dalam jaringan untuk melakukan beberapa prilaku seperti menggunakan koneksi internet, membajak data, mencuri data ataupun yang lainnya, berhati-hatilah.

5. Sabotase Dan Hacker

Ini adalah tingkat resiko tertinggi daripada adanya konektifitas komputer, Hacker, Carder, Cracker atau apapun itu terkati orang-orang yang berusaha membobol sebuah networking computer memang benar adanya.

Sudah banyak sekali pengguna internet yang pernah merasakan bagaimana ruginya terbobol atau kegiatan hacking.

Yang menjadi korban bukan hanya data, materi-materi penting seperti akun, email, data user, kartu kredit dan lainnya suka menjadi incaran target mereka.

Kita sebagai penyedia layanan koneksi haruslah siap siaga membangun network dengan segala keamanan yang paling baik. Jangan sampai keteledoran pembuatan network yang terkesan asal-asalan menjadi sebab terjadinya kerugian.

C. Jenis-jenis Daripada Jaringan Komputer

Ketika kita membahas jenis-jenis jaringan komputer, jaringan itu terpecah dalam dua jenis kategori berbeda yaitu; Transmisi dan Jarak.

Acap kali kita sebagai pengguna, bingung dalam membedakan kedua kategori tersebut, maka dari itu.

Di sini akan dijelaskan dengan rinci dan detali berkenaan dengan perbedaan dan jenis-jenis jaringan, mari kita simak.

1. Jenis Jaringan Dalam Kategori Transmisi

Kategori jaringan pertama adalah Transmisi, maksud daripada transmisi merupakan metode pengiriman paket data dalam jaringan.

Berdasarkan Transmisi, Jaringan Komputer terbagi menjadi tiga macam, yaitu;

a. Broadcast (Siaran)

Broadcast merupakan sistem pemanfaatan jaringan yang hanya memiliki satu buah saluran komunikasi tunggal, saluran ini dipergunakan oleh semua host yang terkoneksi dalam network tersebut.

Broadcast sistem adalah ketika satu buah host mengirimkan data secara bersamaan kepada seluruh host lain yang ada dalam network tersebut.

Di dalam Broadcast Sistem terdapat istilah Filed Address. Merupakan alamat tujuan dari kepala data yang dikirimkan secara bersamaan.

Ketika sebuah host menerima pesan dari host yang melakukan Broadcasting, host penerima tersebut akan melakukan ceking alamat tujuan atau Filed Address, bilamana alamat tersebut ditujukan kepadanya, host itu akan membuka dan membaca paket kiriman data tersebut.

Namun, bilamana paket data dalam File Address tidak ditujukan kepadanya, maka si host tersebut tidak akan menerima dan hanya mengabaikan paket data tersebut.

b. Point To Point

Jaringan Point to Point ialah istilah sebuah hubungan koneksi komputer yang berkomunikasi dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Analoginya ibaratkan saat kita sedang menonton video dalam Youtube, pertama Server mengirimkan data ke server di Amerika, dari Amerika paket dikirimkan ke Asia, dari Asia paket dikirimkan ke Indonesia, Dari Indonesia paket data dikirimkan dan diterima oleh tower daerah dekat kita.

Dan ketika paket data sudah sampai di tower dekat sakita ya tower tersebut mengirimkannya ke dalam komputer kita.

Memang seperti itulah prosedur yang harus dilalui sebuah paket data, data akan melakukan perjalanan panjang dengan segala macam aturan.

2. Jenis Jaringan Dalam Kategori Jarak

Berdasarkan jarak, kita bisa memisahkan dan membagi jaringan dalam beberapa kategori, di antaranya :

a. PAN (Personal Area Network)

PAN adalah lingkup jaringan dengan jarak paling dekat, seperti namanya Personal mengacu kepada seseorang atau perorangan saja.

Misalkan satu buah komputer yang terhubung dengan satu buah laptop menggunakan kabel UTP RJ-45.

b. LAN (Local Area Network)

Seperti namanya Local Area Network adalah jenis konektifitas beberapa komputer yang terhubung dalam sebuah lokasi dalam satu gedung.

Entahkah itu terdiri dari 2 atau 3 ruangan selama ada dalam satu gedung namanya tetap LAN (Local Area Network)

LAN juga terbagi menjadi dua tipe, yaitu :

1) Peer to Peer

Tipe jaringan Peer to Peer adalah kondisi sebuah network yang terdiri dari beberapa unit komputer tanpa adanya server atau workstation tetap, namun setiap komputer dalam jaringan ini dapat bertindak sebagai workstation  maupun  server.

2) Clent Server

Untuk tipe jaringan Client Server, adalah tipe jaringan LAN yang hanya memiliki satu buah Server dan yang lainnya hanya sebatas Client.

c. MAN (Metropolitan Area Network)

MAN adalah kategori jaringan yang ruang lingkupnya yang sama sepeti LAN namun mencakup jarak 2 gedung atau lebih dalam satu kota.

Pembangunan sebuah jaringan MAN adalah dengan Standart yang disebut DQDB (Distributed Queue Dual Bus) atau 802.6.

d. WAN (Wide Area Network)

WAN merupakan tingkatan cakupan jaringan LAN terluas, cakupannya mencapai 1 sampai dua benua.

Secara singkat jaringan internet yang ada saat ini adalah hasil daripada gabungan rangkaian seluruh koneksi WAN yang ada di seluruh benua.

e. Internet

Internet merupakan kepanjangan dari Interconnection Networking, sebuah istilah daripada gabungan seluruh koneksi WAN yang ada di dunia ini.

Jaringan ini terhubung dengan menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite disingkat (TCP/IP).

Sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) yang mampu melayani miliaran pengguna di seluruh dunia, bahkan antar planet.

3. Jenis Jaringan Tanpa Kabel

Jaringan tanpa kabel adalah jaringan yang diinfrastrukturi perangkat signal atau bisa disebut juga jaringan Nirkabel.

Cara kerja dan protokolnya sama seperti halnya jaringan berkabel, hanya saja koneksi antar host tidak lagi menggunakan media kabel, namun memanfaatkan faktor signal. 

Pada dasarnya media transmisi yang digunakan dalam jaringan nirkabel adalah transmisi Gelombang seperti gelombang Radio, Infrared, Bluetooth, Gelombang Mikro dan Transmisi Data.

Berikut beberapa pengenalannya, di antaranya :

a. Transmisi Data

Transmisi data menggunakan gelombang radio, istilah lain biasanya menyebut sebagai Wireles, atau biasa kita kenal dengan WiFi atau W-LAN.

b. Gelombang Infrared

Gelombang Infrared atau Inframerah hanya mumpuni dalam cakupan jarak sangat dekat. Memiliki kecepatan paling tinggi 4 Mbps, sebut saja contohnya seperti Remote Televisi, Remote AC ataupun perangkat elektronik lainnya.

D. Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah metode menghubungkan suatu host kepada host lain sehingga membentuk sebuah jaringan.

Berdasarkan cara menghubungkannya, terdapat beberapa Topologi yang sering digunakan dalam rancang bangun sebuah jaringan, yaitu :

1. Topologi Star

Topologi Star adalah sebuah cara menghubungkan seluruh host dalam sebuah jaringan dengan menggunakan kabel UTP dan konektor RJ-45.

Masing-masing host tersebut, terhubung langsung menuju server secara tersendiri dan terpusat, sehingga memiliki kelebihan utama dalam bandwitch atau lebar pita yang lebih besar.

Hal ini tentu saja menjadi nilai lebih, karena memiliki bandwitch besar otomatis lalu lintas data akan lebih cepat dan peningkatan kinerja yang sangat signifikan.

2. Topologi Ring

Topologi Ring, dalam topologi ini, semua host baik itu workstation maupun server terhubung dalam sebuah pola yang menyerupai linkaran atau ring.

Cara kerja dan proses pengiriman paket data dalam topologi ini, adalah dengan cara melewati setiap unsur yang ada di dalam topologi tersebut, baik itu workstation maupun server.

Data akan melalui satu komputer ke komputer yang lain, apabila alamat yang dituju sesuai, maka host tersebut akan menerimanya namun bilamana alamat host tidak sesuai, maka host yang terlewati akan mengabaikannya.

Kelemahan paling persisi dalam topologi ini, adalah setiap node dalam jaringan akan ikut serta mengelola informasi yang masuk dalam jaringan.

Yang pada akhirnya ketika suatu gangguan terjadi dalam satu node, maka seluruh unsur jaringan akan terkena imbasnya.

Keunggulan topologi ring ialah minim terjadinya collision atau tabrakan pengiriman data seperti pada topologi bus, karena hanya satu node dapat mengirimkan data pada satu waktu.

3. Topologi BUS

Pada  topologi  bus  digunakan  sebuah  kabel  tunggal  atau  kabel  pusat  dimana seluruh workstation dan server dihubungkan dalam satu jalur dengan kabel Pusat utama.

Kelebihan topologi ini ialah pengembangan  jaringan  atau  penambahan  workstation  baru  dapat  dilakukan dengan mudah  tanpa  mengganggu  workstation  lain. 

Kelemahan  dari  topologi  ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat, maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.

4. Topologi Tree

Topologi ini merupakan topologi pohon, dimana jaringan ini terbentuk dari gabungan Topologi BUS dan Topologi Star

5 Topologi Mesh

Topologi ini merefleksikan desain internet yang memiliki  multi path ke berbagai lokasi.

E. Perangkat Utama Jaringan

Merupakan seluruh unsur peripheral baik itu inti maupun tambahan, meliputi semua perangkat yang dapat berkontribusi dalam jaringan, untuk bisa berkomunikasi data dengan baik.

Ada beberapa perangkat keras yang umumnya digunakan dalam jaringan, yaitu :

1. Server

Server bisa disebut sebagai pusat kontrol dalam sebuah network/jaringan.

Server merupakan sebuah workstation yang mampu mengelola dan memberikan layanan tertentu ke dalam suatu jaringan.

Sistem Operasi sebuah Server biasanya akan menggunakan Sistem Operasi khusus yang dapat membantu memenuhi layanan server menjadi lebih efisien.

2. Workstation

Workstation merupakan istilah daripada komputer yang dapat terhubung dalam sebuah jaringan.

Dalam rangka supaya dapat mendapatkan layanan tertentu dari suatu server. Sebutan Client memang lebih banyak dipakai daripada Workstation.

3. NIC (Network Interface Card)

Perangkat keras yang satu ini ada banyak sekali sebutannya, di antaranya : Lan Card; Ethernet; Eth; Kartu Jaringan;

NIC merupakan perangkat Input/Output jaringan dalam sebuah komputer, NIC pada umumnya sudah terpasang otomatis dalam sebuah motherboard.

Namun terkadang dengan berbagai alasan, NIC Eksternal selalu menjadi tambahan wajib pangi komputer yang ingin dijadikan sebuah workstation.

Jika dibagi dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni sebagai berikut:

a. 10 Mbit/detik

10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet, standar yang digunakan: 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF.

b. 100 Mbit/detik

100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet. Standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX.

c. 1.000 Mbit/detik

1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai Gigabit Ethernet, standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT.

d. 10.000 Mbit/detik

10.000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik, biasa disebut TenGig.

4. Kabel Jaringan

Kabel adalah saluran yang menghubungkan antara dua workstation atau lebih.

Jenis-jenis kabel yang digunakan dalam jaringan, antara lain :

a. Kabel Coaxial

Kabel coaxial hanya memiliki satu konduktor yang berada di pusat kabel.

Kabel ini memiliki lapisan plastik yang berfungsi untuk pembatas konduktor dengan anyaman kabel  yang  ada  pada  lapisan  berikutnya. 

Kabel  Coaxial  memiliki  kecepatan transfer sampai  10  Mbps.

Kabel  Coaxial  sering  digunakan  untuk  kabel  TV, ARCnet,  thick ethernet dan thin ethernet

1) Thick coaxial

Thick  coaxial / 10Base5 / RG-8  sering digunakan  untuk backbone, untuk instalasi jaringan antar gedung. Kabel ini secara fisik berat dan tidak fleksibel, namun ia  mampu menjangkau jarak 500m bahkan lebih.

2) Thin coaxial

Thin coaxial / 10Base2 / RG-58 / cheapernet sering digunakan untuk jaringan antar workstation. Kabel ini secara fisik lebih mudah ditangani daripada RG-8 karena lebih fleksibel dan ringan.

Thick coax mempunyai diameter rata-rata 12mm sedangkan thin coaxial mempunyai diameter rata-rata berkisar  5mm.

Setiap perangkat dihubungkan dengan BNC Tconnector.

b. Kabel Fiber Optic

Kabel fiber optik memiliki  inti kaca yang dilindungi oleh beberapa lapisan pelindung.

Pengiriman data pada kabel ini menggunakan cahaya/sinar.

Kabel fiber optik memiliki jarak yang lebih jauh daripada twisted  pair dan coaxial.

Kabel ini juga memiliki kecepatan transfer data yang lebih baik dalam  pengiriman data, yaitu mencapai 155 Mbps.

Dan lagi Kabel jenis coaxial saat ini sudah jarang digunakan.

Untuk Kabel Fiber Optic memiliki dua tipe, yaitu :

1) Single mode

Tipe kabel single mode memiliki diameter core 9 micron.

2) Multi mode

Sedangkan kabel multi mode memiliki diameter core sebesar 62,5 micron.

Kabel fiber optik mulai banyak digunakan karena kemampuan transfer data yang lebih besar, serta ditambah lagi jangkauan kabel yang cukup jauh. 

c. Kabel Twisted Pair

Kabel twisted pair merupakan kabel yang biasa digunakan untuk jaringan lokal, secara umum dibagi menjadi 2 tipe, Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP).

Sepasang kabel yang di-twist (lilit), yang jumlah pasangannya dapat terdiri dari dua, empat atau lebih.

Fungsi twist bertujuan untuk mengurangi interferensi elektromagnetik terhadap  kabel lain atau terhadap sumber eksternal. Kecepatan transfer data yang dapat dilayani  sampai 10 Mbps.

Konektor yang biasa digunakan adalah RJ-11 atau RJ-45.

Dari kedua tipe ini, tipe UTP adalah tipe yang sering digunakan pada jaringan LAN.

UTP memiliki 4 pasang kabel terlilit (8 buah kabel) dan hanya 4 buah kabel yang digunakan dalam jaringan.

Perangkat yang menjadi pasangan dengan penggunaan jenis kabel ini adalah konektor RJ-45 dan Hub/Switch.

5. Hub

Hub merupakan perangkat jaringan yang mampu menghubungkan lebih dari 2 komputer (multiple).

Perangkat ini sangat dibutuhkan dalam topologi Star, begitu menunjang jumlah unit yang akan terhubung dalam jaringan.

6. Switch

Sama halnya dengan Hub, Switch mampu menghubungkan lebih dari 2 unit komputer, hanya saja bila dilihat dari bentuk dan ukurannya, Switch mempunya fisik yang lebih besar dan juga port yang lebih banyak daripada Hub.

Secara fisik Switch sama dengan hub tetapi logikalnya sama dengan barisan brigde.

Switch memiliki kecerdasan di atas Hub, kemampuan ini adalah penyimpanan terhadap alamat MAC (Medium Access Control) atau pada link layer model OSI.

Sehingga, hanya mengirimkan data pada port yang dituju (unicast). Hal ini berbanding terbalik dengan Hub yang mengirimkan data ke semua port (broadcast).

Proses kerjanya adalah apabila paket data datang, header dicek untuk menentukan di segmen mana tujuan paket datanya.

Kemudian data akan dikirim kembali (forwaded) ke segmen tujuan tersebut.

Berikut ada dua jenis Swith yang perlu diketahui, antara lain :

a. Unmanaged Switch

Merupakan tipe pilihan termurah dan biasanya digunakan di kantor atau bisnis kecil dan rumahan.

Switch Jaringan Komputer ini melakukan fungsi dasar mengelola lalu lintas data antara printer atau periperal dengan satu komputer atau lebih.

Tipe switch ini tidak dapat kita kelola layaknya manageable switch yang memiliki fitur tambahan dalam pengaplikasiannya, seperti fungsi VLAN.

b. Managed Switch

Menawarkan keunggulan yang lebih dengan memiliki User Interface atau menawarkan perangkat lunak yang memungkinkan pengguna untuk melakukan konfigurasi pada switch.

Keunggulan yang ditawarkan oleh jenis switch ini adalah dapat melakukan segmentasi pada jaringan dengan konsep VLAN yang bermanfaat untuk memberikan kemanan lebih pada sebuah jaringan,

Memudahkan pengguna untuk melakukan pemantauan dan pemeliharaan network traffic. Tentunya dengan relatif harga yang lebih mahal pula.

7. Bridge

Bridge adalah perangkat keras yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasar informasi pada lapisan data link. Segmen ini mempunyai alamat lapisan jaringan yang sama.

Bridge bekerja dengan mengenali alamat MAC asal yang mentransmisikan data ke jaringan dan secara otomatis, membangun sebuah tabel internal.

Tabel ini berfungsi untuk menentukan ke segmen mana paket akan di route dan menyediakan kemampuan filtering.

Bridge membagi satu buah jaringan besar ke dalam beberapa jaringan kecil.

Bridge juga dapat di gunakan untuk mengkoneksikan network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula.

8. Router

Router merupakan perangkat yang berfungsi menghubungkan suatu LAN ke suatu internetworking/WAN dan mengelola penyaluran lalu-lintas data di dalamnya.

Router akan menentukan jalur terbaik untuk komunikasi data. Router bekerja pada layer network dari model OSI untuk memindahkan paket-paket antar jaringan menggunakan alamat logikanya.

Router memliki tabel routing yang melakukan pencatatan terhadap semua alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui serta waktu tempuhnya.

Router bekerja hanya jika protokol jaringan yang dikonfigurasi adalah protokol yang routable seperti TCP/IP atau IPX/SPX.

Ini jelas berbeda dengan Bridge yang bersifat protocol independent.

Sebut saja contohnya ketika kamu memasang layanan Internet Speedy, kamu biasanya akan mendapatkan sebuah perangkat Router yang mampu menghubungkan jaringan di tempat ke dalam jaringan Internet.

9. Modem

Modem memiliki kepanjangan Modulator Demodulator, memiliki kemampuan mengubah signal Digital menjadi signal Analog dan atau mengubah signal Analog ke dalam signal Digital.

Secara gamblangnya modem ini bisa disebut sebagai perantara antara internet dengan jaringan lokal.

Namun pada saat ini penggunaan modem sudah semakin sedikit, para penyedia layanan Internet (Provider) atau ISP, lebih sering memberikan perangkat Router sebagai gantinya.

10. Bandwidth

Bandwidth adalah jumlah data/pita atau volume data dalam satuan bit per second yang dapat ditransmisikan lewat sebuah media transmisi jaringan dalam satu satuan waktu.

Secara umum, bandwidth dapat dianalogikan seperti sebuah pipa air, dan data adalah air yang akan melewati pipa tersebut.

Semakin besar pipa air (bandwidth) maka semakin besar pula volume air (data) yang dapat dikirimkan.

Adal beberapa alasan yang menjadikan bandwith merupakan salah satu faktor penting dalam sebuah jaringan komputer, yaitu :

a. Bandwidth berperan penting

Dalam menentukan kualitas sebuah jaringan, besarnya saluran data/bandwidth berpengaruh pada kecepatan transmisi data.

b. Bandwidth memiliki keterbatasan.

Dikarenakan hukum fisika dan keterbatasan teknologi, setiap media yang digunakan untuk melakukan transmisi data pasti memiliki keterbatasan bandwidth maksimal yang bisa dicapai.

c. Bandwidth tidak didapat dengan gratis.

Tawaran bandwidth paling sering kita jumpai ketika kita ingin berlangganan internet.

Kebutuhan bandwidth akan selalu naik. Dengan adanya teknologi baru dan infrastruktur jaringan yang diperbaharui, aplikasi dan kebutuhan data biasanya juga akan mengalami peningkatan penggunaan bandwidth.

Referensi : mikrotik.co.id

Lanjutkan membaca:
Cara Merakit Komputer Lengkap (Full Gambar)

Daftar Isi:
Komputer Jaringan Dasar

Sidik Abdul Aziz Teacher, Entrepreneur, Innovator, Web Developer, Music Producer, Gamer & Father.